Mahakam Stream

Sungai terpanjang di Kalimantan Timur yang memanjang mulai dari Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kertanegara dan Samarinda. Hulu sungai di Perbukitan Meratus dan bermuara di Selat Makasar. Panjang Sungai sekitar 950 km (Wikipedia-Indonesia). Sungai berliku-liku atau bermeander (Anastomotic) dan membentuk foot print delta mahakam dimuaranya. Sisa-sisa meander yang kuat sehingga meninggalkan danau-danau besar (oxbow lake) dan dataran-dataran banjir yang luas.

January 17, 2009

URAT NADI MAHAKAM

MT

Urat Nadi Mahakam 2

Masih tentang kedahsyatan energi yang dimiliki oleh Mahakam. Sebenarnya Mahakam tak ubahnya seperti sungai-sungai, selokan, atau parit-parit di seluruh dunia ini. Secara fisik-mekanis memang seperti itu. Ia menjalankan hukum alam sebagai media untuk mengalirkan air. Hanya saja Mahakam sungguh luar biasa, ia menggeliat ratusan kilo meter membelah Kalimantan Timur. Dan Mahakam inilah sebenarnya cikal bakal seluruh kekayaan perut Kalimantan Timur. Sumberdaya alam yang dilahirkan tak terhingga dan tak ternilai harganya, mulai dari butir pasir sampai butir emas, mulai dari tetesan air dari daun di hulunya sampai jutaan kubik air bersih yang disedot tiap hari tanpa henti. Bahkan mulai dari rembesan halus bulir minyak (seepage) sampai ribuan barel minyak dikuras dari juntai-juntai muara Mahakam. Belum lagi sumberdaya hayati yang menghuni disekitar sungai itu sebagai habitatnya. Hal ini pasti tidak disadari, bahwa energi Mahakam inilah yang merajut seluruh sumberdaya-sumberdaya tersebut. Sehingga tidak selayaknya Mahakam diperlakukan secara tidak adil atau bahkan memperkosanya tanpa batas. Sampai kapan? Jika perlakuan terhadap urat nadi Mahakam ini tidak dikendalikan secara akal sehat, tidak mustahil dalam waktu sekejap Mahakam yang mempesona dan dibanggakan akan menjadi mengerikan, airnya menjadi hitam pekat, berbau busuk dan yang pasti menjadi sumber bencana bagi ekosistem sekitarnya, terutama kekerabatan homo sapien, ya manusia itu sendiri.

Jika almarhum Gesang hidup di tepian Mahakam, mungkin akan lahir ribuan kata syair kegaguman yang mengalun menjadi untaian nada yang indah. Sebagai ungkapan akan aura dan pesona Mahakam itu. Mungkin akan lebih termasyur dari syair bengawan solonya. "Mahakam riwayatmu kini?" Ini adalah kata-kata yang menantang. Maksudnya, akankah habis riwayatnya sehingga diakhir hanya mensisakan penderitaan bagi generasi berikutnya.Tentu ini tidak diinginkan! Lalu mesti bagaimana?.

Samarinda sebagai contoh, kota ini adalah salah satu kota yang dibelah oleh Mahakam 00o,5 LS dan 117o,1 BT menjadi sangat tergantung dan terpengaruh oleh Mahakam, maka sudah sewajarnya perhatian yang serius perlu ditujukan untuk Mahakam. Karena hanya Mahakamlah yang mampu menampung seluruh limpasan air dari kota itu. Roda perekomomian di kota itu juga sangat tergantung oleh Mahakam sebagai media transportasinya. Kota ini memiliki ketinggian hampir menyamai permukaan air sungai, makanya sangat terpengaruh oleh kondisi sungai itu sendiri. Hal ini sangat terasa jika musim basah tiba, curah hujan berkepanjangan bisa berakibat buruk bagi kota ini. Pengaruhi pasang surut air laut juga sangat terasa di sungai ini, bahkan bisa mencapai +2.3 m. Maka tidak heran, pada saat pasang besar di tepian mahakam mulai digenangi air. Periodenya tidak panjang, tapi bisa menjadi masalah serius jika pada kondisi itu juga turun hujan dengan intensitas tinggi seperti pada saat musim basah. Yang pasti adalah banjir. Samarinda akan terkepung banjir, bahkan tenggelam.

Coba direnungkan sejenak, untuk dipikirkan lebih jauh. Mahakam dibutuhkan untuk kelangsungan hidup, maka sudah selayaknya mahakam diperlakukan secara bijaksana, supaya tragedi Ciliwung tidak menular ke Mahakam. Konservasi Mahakam adalah suatu keharusan. Lay out Mahakam dari hulu sampai hilir menjadi sangat penting untuk segera dibuat. Tidak hanya tata kota, tata kelola DAS Mahakam dan sungai-sungai besar lain di Indonesia juga harus dikaji lebih serius.

Tulisan ini semata-mata sebagai kejutan terhadap saraf kesadaran kita akan pentingnya kesetimbangan ekosistem di daerah aliran sungai, terutama Mahakam. Jadi diskusi ini akan terus berlanjut, so...silakan bergabung dan beri terus masukan agar energi Mahakam tidak cepat redup.

Urat Nadi Mahakam 1
Sungai Mahakam adalah sungai terbesar yang berada di Kalimantan Timur, bahkan bagian dari sungai yang cukup legendaris di Indonesia selain S.Batanghari, S. Musi, S. Barito dan S. Bengawan Solo. Memang tidak selegendaris Bengawan Solo, yang didendangkan sejak dulu kala. Tapi jangan salah, bahwa Sungai Mahakam sebetulnya adalah urat nadi bagi Pulau terbesar di Indonesia ini. Geliat arusnya menympan kekuatan energi yang sangat dahsyat! Akankah nantinya tinggal kenangan?!

No comments:

Post a Comment